Senin, 01 Mei 2017

RUANG LINGKUP LAPORAN KEUANGAN

Kelompok 1
Agung Maulidi
Agung Pambudi
Ahmad Afrizal
Ahmad Tharmizi
Asep Gunawan Permana
Bagus Nurul Iklas
Muhammad Ramadhan
Seno Putro
3DA01

RUANG LINGKUP LAPORAN KEUANGAN

1.     Arti pentingnya Laporan Keuangan
2.     Syarat-syarat laporan keuangan
3.     Keterbatasan laporan keuangan
4.     Peranan pemeriksaan akuntan publik
5.     Bentuk penyajian laporan keuangan
6.     Hubungan antar berbagai laporan keuangan

1 .Arti pentingnya Laporan Keuangan
Laporan keuangan yang disusun secara baik dan akurat dapat memberikan gambaran keadaaan yang nyata mengenai hasil atau prestasi yang telah dicapai oleh suatu perusahaan selama kurun waktu tertentu, keadaan inilah yang digunakan untuk menilai kinerja keuangan
Pemilik Perusahaan
Bagi pemilik perusahaan laporan keuangan dimaksudkan untuk:
       Menilai prestasi atau hasil yang diperoleh manajemen
       Mengetahui hasil dividen yang akan diterima
       Menilai posisi keuangan perusahaan dan pertumbuhannya
       Mengetahui nilai saham dan laba per lembar saham
       Sebagai dasar untuk memprediksi kondisi perusahaan di masa datang
       Sebagai dasar untuk mempertimbangkan menambah atau mengurangi investa
Manajemen Perusahaan
Bagi manajemen perusahaan laporan keuangan ini digunakan untuk:
       Alat untuk mempertanggungjawabkan pengelolaan kepada pemilik.
       Mengukur tingkat biaya dari setiap kegiatan operasi perusahaan, divisi, bagian, atau segmen tertentu.
       Mengukur tingkat efisiensi dan tingkat keuntungan perusahaan, divisi, bagian, atau segmen.
       Menilai hasil kinerja individu yang diberi tugas dan tanggung jawab.
       Untuk menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan perlu tidaknya diambil kebijaksanaan baru.

Investor
Bagi investor laporan keuangan dimaksudkan untuk:
       Menilai kondisi keuangan dan hasil usaha perusahaan.
       Menilai kemungkinan menanamkan dana dalam perusahaan.
       Menilai kemungkinan melakukan divestasi (menarik investasi) dari perusahaan.
       Menjadi dasar memprediksi kondisi perusahaan di masa datang.

Kreditur atau Perbankan
Bagi kreditur, banker, atau suplier laporan keuangan digunakan untuk:
       Menilai kondisi keuangan dan hasil usaha perusahaan baik dalam jangka pendek maupun dalam jangka panjang.
       Menilai kualitas jaminan kredit/investasi untuk menopang kredit yang akan diberikan.
       Melihat dan memprediksi prospek keuntungan yang mungkin diperoleh dari perusahaan atau menilai rate of return perusahaan.
       Menilai kemampuan likuiditas, solvabilitas, rentabilitas perusahaan sebagai dasar daam pertimbangan keputusan kredit.
       Menilai sejauh mana perusahaan mengikuti perjanjian kredit yang sudah disepakati
Pemerintah dan Regulator
Bagi pemerintah atau regulator laporan keuangan dimaksudkan untuk:
       Menghitung dan menetapkan jumlah pajak yang harus dibayar.
       Sebagai dasar dalam penetapan-penetapan kebijakan baru.
       Menilai apakah perusahaan memerlukan bantuan atau tindakan lain.
       Menilai kepatuhan perusahaan terhadap aturan yang ditetapkan.
       Bagi lembaga pemerintah lainnya bisa menjadi bahan penyusunan data dan statistik.

2. Syarat-syarat Laporan Keuangan
       Relevan artinya bahwa informasi yang dijadikan harus adalah hubungan dengan pihak-pihak yang memerlukan untuk mengambil keputusan.
       Dapat dimengerti artinya bahwa laporan keuangan yang disusun berdasarkan secara jelas dan mudah dipahami oleh para pemakainya.
       Daya uji artinya bahwa laporan keuangan yang disusun berdasarkan konsep-konsep dasar akuntansi dan prinsip-prinsip akuntansi yang dianut, sehingga dapat diuji kebenarannya oleh pihak lain.
       Netral artinya bahwa laporan keuangan yang disajikan bersifat umum, objektif dan tidak memihak pada kepentingan pemakai tertentu.
       Tepat waktu artinya bahwa laporan keuangan harus di sajikan tepat pada waktunya .
       Daya banding artinya bahwa perbandingan laporan keuangan dapat diadakan baik antara laporan perusahaan dalam tahun tertentu dengan tahun sebelumnya atau laporan keuangan perusahaan tertentu dengan perusahaan lain pada tahun yang sama.
       Lengkap artinya bahwa laporan keuangan yang disusun harus memenuhi syarat-syarat tersebut diatas dan tidak menyesatkan pembaca.

3. Sifat dan Keterbatasan Laporan Keuangan
       Laporan keuangan bersifat historis, yaitu merupakan laporan atas kejadian yang telah lewat.
       Laporan keuangan bersifat umum, disajikan untuk semua pemakai dan bukan dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan pihak tertentu saja misalnya untuk memenuhi keperluan tiap-tiap pemakai seperti investor, karyawan, pemberi pinjaman, pelanggan, pemerintah, dan masyarakat.
       Proses penyusunan laporan keuangan tidak luput dari penggunaan taksiran dan berbagai pertimbangan.
       Akuntansi hanya melaporkan informasi yang material.
       Laporan keuangan bersifat konservatif dalam menghadapi ketidakpastian.
       Laporan keuangan lebih menekankan pada makna ekonomis suatu peristiwa/transaksi daripada bentuk hukumnya (formalitas), (substance over form).
       Laporan keuangan disusun dengan menggunakan istilah-istilah teknis, dan pemakai laporan diasumsikan memahami bahasa teknis akuntansi dan sifat dari informasi yang dilaporkan.
       Adanya berbagai alternatif metode akuntansi yang dapat digunakan menimbulkan variasi dalam pengukuran sumber-sumber ekonomis dan tingkat kesuksesan antar perusahaan.
       Informasi yang bersifat kualitatif dan fakta yang tidak dapat dikuantitatifkan umumnya diabaikan.

4. Peranan Pemeriksaan Akuntan Publik
       Manajemen
Untuk mengetahui kinerjanya dalam mengelola kekayaan perusahaan. Dalam audit akan ditemukan kekurangan dan kelemahan dari sistem akuntansi yang dijalankan perusahaan, sehingga dapat dilakukan perbaikan.
       Pemegang Saham
Untuk menilai kinerja manajemen dalam mengelola kekayaan pemegang saham. Dengan adanya audit, pemegang saham bisa memperoleh informasi yang lebih akurat tentang pengelolaan kekayaan karena telah diuji oleh pihak independen. Kecurangan dalam melaporkan dapat diminimalisir sampai sekecil mungkin, sehingga tidak terjadi salah informasi
       Kreditur 
Dapat membantu menilai kekayaan dan pengelolaan perusahaan oleh manajemen dan dapat juga dijadikan dasar dalam pemberian kredit karena mencerminkan seberapa valid dan relevan informasi keuangan perusahaan.
       Pemerintah 
Pemerintah berkepentingan terhadap pengelolaan perusahaan secara baik dan juga untuk mengestimasi kewajiban pajak perusahaan. Dengan adanya pendapat auditor, pemerintah akan memperoleh keyakinan atas laporan keuangan perusahaan sebagai dasar penetapan pajak.
5. Bentuk Penyajian Laporan Keuangan
1. Neraca
       Bentuk rekening (account form). Dalam bentuk rekening, aktiva ditempatkan di sebelah kiri dan utang dan modal sendiri (disebut passiva) ditempatkan di sebelah kanan.
       Bentuk laporan (report form). Dalam bentuk ini, aktiva ditempatkan di bagian atas sedang utang beserta modal sendiri ditempatkan di bawah aktiva secara vertikal.

2Laporan Laba Rugi
       Format satu tahap (single step format ) mengumpulkan pendapatan-pendapatan dalam satu kelompok kemudian dipotong dengan beban untuk mencapai laba bersih.
       Format fase berjenjang banyak (multiple step format), di mana disajikan laba berjenjang – Laba kotor, laba usaha dan laba sebelum pajak – sebelum sampai ke laba bersih untuk periode berjalan.Pendekatan lain dalam penyusunan laporan laba rugi yaitu yang disebut dengan “marginal contribution format“.
6.Hubungan antar Berbagai Laporan Keuangan
       Mengetahui hubungan angka-angka dalam Neraca, Laba Rugi, Laporan Arus Kas dan Perubahan Modal dalam satu set laporan keuangan adalah penting bagi siapa saja yang ingin memahami isi sebuah Laporan Keuangan, dan Akuntansi secara umum. Gagal memahami hubungan ini, maka sama seja dengan gagal memahami isi laporan keuangan, dan akuntansi secara keseluruhan.
       Satu set lengkap laporan keuangan umumnya mencakup neraca, laporan laba rugi, laporan perubahan modal (juga disebut ‘ekuitas pemegang saham’), dan laporan arus kas. Laporan keuangan secara keseluruhan menyajikan berbagai jenis informasi tentang kegiatan perusahaan selama periode waktu tertentu dalam angka-angka. Masing-masing laporan, meskipun banyak yang saling terkait, tetap memiliki peranan berbeda, dengan sudut pandang dan fokus penyajian yang berbeda-beda pula. Dengan demikian, maka satu macam laporan tidak bisa menggantikan laporan yang lain.

ANALISA PERBANDINGAN LAPORAN KEUANGAN

1.     Tujuan Analisa Laporan Keuangan
2.     Prosedur Analisa Laporan Keuangan
3.     Metode Analisa
4.     Analisa Perbandingan Laporan Keuangan
5.     Analisa Trend dalam Presentase
6.     Analisa Presentase per Komponen

1.Tujuan Analisa Laporan Keuangan
Membandingkan data keuangan dua periode atau lebih, sehingga dapat memperoleh data yang dapat mendukung keputusan yang akan diambil  oleh pihak-pihak  yangberkepentingan. 
2. Prosedur Analisa Laporan Keuangan
q  Memahami latar belakang data keuangan perusahaan 
q  Memahami kondisi-kondisi yang berpengaruh pada perusahaan 
q  Mempelajari dan mereview laporan keuangan 
q  Menganalisis Laporan Keuangan
3. Metode Analisa
Ø  Analisa Horisontal / Analisa Dinamis
    Membandingkan laporan keuangan untuk beberapa periode atau beberapa saat,
    sehingga diketahui perkembangan perusahaan. 
Ø  Analisa Vertikal / Analisa Statis 
    Laporan yang dianalisa hanya satu periode saja, dengan membandingkan pos-pos yang ada dalam laporan keuangan itu saja, sehingga dapat diketahui keadaan keuangan pada saat/waktu itu saja.
4. Analisa Perbandingan Laporan Keuangan
Analisa perbandingan laporan keuangan
Membandingkan laporan keuangan untuk dua periode atau lebih dengan menunjukkan
     Ã˜ Data absolut atau jumlah dalam rupiah 
     Ø Kenaikan atau penurunan dalam rupiah 
     Ø Kenaikan atau penurunan dalam prosentase 
     Ø Perbandingan yang dinyatakan dengan rasio 
     Ø Prosentase dari total 
5. Analisa Trend dalam Presentase
Teknik analisa ini hanya praktis apabila digunakan jangka waktu lebih dari tiga tahu. Dalam menganalisa  mengunakan indeks yang dinyatakan dalam prosentase.
6. Analisa Presentase per Komponen
Analisa common size adalah suatu teknik untuk melihat struktur keuangan perusahaan dengan cara mengkonfersi lapoan keuangan kedalam laporan bentuk common size (presentase per komponen) dengan menggunakan denominator persentase. Analisa common size dilakukan untuk mengetahui presentase investasi pada masing-masing aktiva terhadap total aktivanya, sruktur permodalan dan komposisi perongkosan yang terjadi dihubungkan dengan penjualannya.

ANALISA RATIO

1.     Ratio Likuiditas 
2.     Ratio Leverage
3.     Ratio Akivitas
4.     Ratio Profitabilitas
5.     Standar Ratio Industri

1.    Ratio Likuiditas
Current Rasio ini membandingkan aktiva lancar dengan hutang lancar. Current Ratio memberikan informasi tentang kemampuan aktiva lancar untuk menutup hutang lancar. 

Semakin besar perbandingan aktiva lancar dengan hutang lancar, semakin tinggi kemampuan perusahaan menutupi kewajiban jangka pendeknya. Apabila rasio lancar 1:1 atau 100% berarti bahwa aktiva lancar dapat menutupi semua hutang lancar. Jadi dikatakan sehat jika rasionya berada di atas 1 atau diatas 100%. Artinya aktiva lancar harus jauh di atas jumlah hutang lancar
Quick ratio disebut juga acid test ratio, merupakan perimbangan antara jumlah aktiva lancar dikurangi persediaan, dengan jumlah hutang lancar.

Jika terjadi perbedaan yang sangat besar antara quick ratio dengan current ratio, dimana current ratio meningkat sedangkan quick ratio menurun, berarti terjadi investasi yang besar pada persediaan
Cash Rasio ini membandingkan antara kas dan aktiva lancar yang bisa segera menjadi uang kas dengan hutang lancar.
Rasio ini menunjukkan porsi jumlah kas + setara kas dibandingkan dengan total aktiva lancar. Semakin besar rasionya semakin baik.

2.    Ratio Leverage
Rasio leverage adalah rasio yang digunakan untuk mengukur seberapa besar aktiva yang dimiliki perusahaan berasal dari hutang atau modal, sehingga dengan rasio ini dapat diketahui posisi perusahaan dan kewajibannya yang bersifat tetap kepada pihak lain serta keseimbangan nilai aktiva tetap dengan modal yang ada. Sebaiknya komposisi modal harus lebih besar dari hutang
Total Debt to Total Assets Ratio
      Rasio yang biasa disebut dengan rasio hutang (debt ratio) ini mengukur prosentase besarnya dana yang berasal dari hutang. Hutang yang dimaksud adalah semua hutang yang dimiliki oleh perusahaan baik yang berjangka pendek maupun yang berjangka panjang.


Debt to Equity Ratio
      Rasio hutang dengan modal sendiri (debt to equity ratio) adalah imbangan antara hutang yang dimiliki perusahaan dengan modal sendiri. Semakin tinggi rasio ini berarti modal sendiri semakin sedikit dibanding dengan hutangnya.

3.    Ratio Akivitas
Rasio ini melihat pada beberapa asset kemudian menentukan berapa tingkat aktivitas aktiva-aktiva tersebut pada tingkat kegiatan tertentu. Aktivitas yang rendah pada tingkat penjualan tertentu akan mengakibatkan semakin besarnya dana kelebihan yang tertanam padaaktiva-aktiva tersebut
Perputaran Persediaan
     Seperti halnya perputaran piutang, rasio ini juga menggambarkan likuiditas perusahaan, yaitu dengan cara mengukurefisiensi perusahaan dalam mengelola dan menjual persediaan yang dimiliki oleh perusahaan

Perputaran Aktiva Tetap
     Rasio ini mengukur sejauh mana kemampuan perusahaan menghasilkan penjualan berdasarkan aktiva tetap yang dimiliki perusahaan. Rasio ini memperlihatkan sejauh mana efektivitas perusahaan menggunakan aktiva tetapnya.

Perputaran Total Aktiva
Rasio yang terakhir untuk komponen rasio aktivitas adalah rasio perputaran total aktiva. Sama seperti halnya rasio perputaran aktiva tetap, rasio ini menghitung efektivitas penggunaan total aktiva.


4.    Ratio Profitabilitas
Rasio rentabilitas atau profitabilitas adalah rasio yang digunakan untuk mengukur kemampuan suatu perusahaan dalam mendapatkan laba 
       Profit Margin
       Gross Profit Margin
       Net Profit Margin 
       Return On Investment (ROI) 
       Return On Assets



5.    Ratio Industri
Standar Ratio Industri
No
Jenis Rasio Keuangan
Standar umum atau rata-rata industri
1
Rasio Rentabilitas
a.Gross Profit Margin
b.Operating Profit Margin
c.Net Profit Margin
d.Return on Investment
e.Return on Equity

24,90 %
10,80 %
3,92 %
5,08 %
8,32 %
2
Rasio Aktivitas
a.Total Assets Turnover
b.Receivable Turnover
c.Average Collection Period
d.Inventory Turnover
e.Working Capital Turnover

1,1 kali
7,2 kali
50 hari
3,4 kali
6 kali

Contoh Kasus

Laporan Laba Rugi


Laporan Perubahan Modal



Neraca


Analisis Ratio :




1.    Ratio Likuiditas (Liquidity Ratio)
a.    Current  Ratio ( Rasio Lancar)
Merupakan Rasio yang digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam membayar kewajiban jangka pendeknya dengan menggunakan aktiva lancar yang dimiliki,
Current Ratio dapat dihitung dengan rumus :
Current Ratio = Aktiva Lancar
                                       Hutang Lancar
Rp 38.700.000
                 Rp 15.100.000                       =Rp 2,56
b. Quick Ratio ( Rasio Cepat )
Merupakan rasio yang digunaka untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam membayar kewajiban jangka pendeknya dengan menggunakan aktiva yang lebih likuid . Quick Ratio dapat dihitung dengan rumus yaitu
Quick Ratio = Aktiva Lancar – Persediaan
                              Hutang Lancar

              = Rp 38.700.000 – Rp 18.000.000 
                                  Rp 15.100.000
                      = 1,37         

c. Cash Ratio ( Rasio Lambat)
Merupakan Rasio yang digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam membayar kewajiban jangka pendek dengan kas yang tersedia dan yang disimpan diBank. Cash Ratio dapat dihitung dengan Rumus yaitu :
Cash Ratio = Cash + Efek
                    Hutang Lancar

Rp. 8.500.000
   Rp. 15.100.000
                                   = 0,56

2. Ratio Solvabilitas
Rasio ini disebut juga Ratio leverage yaitu mengukur perbandingan dana yang disediakan oleh pemiliknya dengan dana yang dipinjam dari kreditur perusahaan tersebut.
a. Total Debt to Equity Ratio (Rasio Hutang terhadap Ekuitas)
Merupakan Perbandingan antara hutang – hutang dan ekuitas dalam pendanaan perusahaan dan menunjukkan kemampuan modal sendiri, perusahaan untuk memenuhi seluruh kewajibanya .
Rasio ini dapat dihitung denga rumus yaitu :
Total Debt to equity Ratio = Total Hutang
                                              Ekuitas Pemegang Saham
                                           = Rp 15.100.000
                                              Rp. 36.150.000
                                           = 0,42
b. Total Debt to Total Asset Ratio ( Rasio Hutang terhadap Total Aktiva )
Rasio ini merupakan perbandingan antara hutang lancar dan hutang jangka panjang dan jumlah seluruh aktiva diketahui. Rasio ini menunjukkan berapa bagian dari keseluruhan aktiva yang dibelanjai oleh hutang. Rasio ini dapat dihitung dengan rumus yaitu :
Total Debt to Total Asset Ratio = Total Hutang
                                                      Total Aktiva
                                                   = Rp. 15.100.000
                                                      Rp. 51.250.000
                                                   = 0,29
3. Ratio Rentabilitas
Rasio ini disebut juga sebagai Ratio Profitabilitas yaitu rasio yang digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam memperoleh laba atau keuntungan, profitabilitas suatu perusahaan mewujudkan perbandingan antara laba dengan aktiva atau modal yang menghasilkan laba tersebut.
Yang termasuk dalam ratio ini adalah :
a. Gross Profit Margin ( Margin Laba Kotor)
Merupakan perandingan antar penjualan bersih dikurangi dengan Harga Pokok penjualan dengan tingkat penjualan, rasio ini menggambarkan laba kotor yang dapat dicapai dari jumlah penjualan.
Rasio ini dapat dihitung dengan rumus yaitu :
Gross Profit Margin = Laba kotor
                                    Penjualan Bersih
                                 = Rp. 29.500.000
                                    Rp. 93.500.000
                                 = 0,32
b. Net Profit Margin (Margin Laba Bersih)
Merupakan rasio yang digunaka nuntuk mengukur laba bersih sesudah pajak lalu dibandingkan dengan volume penjualan.
Rasio ini dapat dihitung dengan Rumus yaitu :
Net Profit Margin = Laba Setelah Pajak
                                 Penjualan Bersih
                             = Rp 14.150.000
                                Rp 93.500.000
                             = 0,15
c. Earning Power of Total investment
Merupakan rasio yang digunakan untuk mengukur kemampuan dari modal yang diinvestasikan dalam keseluruhan aktiva untuk menghasilkan keuntungan netto. . Rasio ini dapat dihitung dengan rumus yaitu :
Earning Power of Total investment = Laba Sebelum Pajak
                                                            Total aktiva
                                                         = Rp. 18.650.000
                                                            Rp. 51.250.000
                                                         = 0,36
d. Return on Equity (Pengembalian atas Ekuitas)
Merupakan rasio yang digunakan untuk mengukur kemampuan dari modal sendiri untuk menghasilkan keuntungan bagi seluruh pemegang saham, baik saham biasa maupun saham preferen. Rasio ini dapat dihitung dengan rumus yaitu :
Return on Equity = Laba Setelah Pajak
                                Ekuitas Pemegang Saham
                            =  Rp. 14.150.000
                                Rp. 36.150.000
                            =0,39\


Daftar Pustaka

1.      Darsono dan Ashari. 2005. Pedoman Praktis Memahami Laporan Keuangan, Ed. 1, Yogyakarta: Andi.
2.      Djarwanto. 1999. Pokok-Pokok Analisis Laporan Keuangan, Ed. 1, Yogyakarta: BPFEFraser, Lyn M. dan Ailen Ormiston. 2004. Memahami Laporan Keuangan (terjemahan), Ed. 6, Jakarta: PT Indeks.
3.      Harahap, Sofyan Syafri. 1999. Analisis Kritis atas Laporan Keuangan, Ed. 1. Cet. 2. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada
4.      Jusuf, Jopie.2000. Analisis Kredit untuk Account Officer. Cet. 5. Jakarta: PT Gramedia Pustakan Utam
6.   http://rickyapriadi.blogspot.co.id/2016/04/analisis-laporan-rasio-keuangan.html

Rabu, 04 Januari 2017

SUMBER DAYA KOMPUTASI DAN KOMUNIKASI

PERANTI KERAS
            Fitur yang menjadi perhatian kita dalam peranti keras adalah prosesor, memory kapasitas penyimpanan, alat alat input dan output, serta multimedia.
·      Prosesor atau sering disebut juga sebagai unit prorosesan pusat atau centra prosesing unit. Prosesor adalah tempat dimana pemrosesan data dilakukan. Intel, advanced Micro Devices (AMD) cirix, Motorola, dan perusahaan perusahaan lain nya memproduksi prosesor micro yang terdapat di banyak computer micro populer.
·     Memory pada dasarnya data disimpan di dalam sebuah computer dalama dua cara – memory yang penyimpanan. Memory yang di sebut juga ruang penyimpanan atau random access memory (RAM). Memory didalam sebuah computer sangatlah cepat dibandingkan mengakses data di sebuah alat penyimpanan, seperti sebuah disk.
·         Ruang penyimpanan tetap (Fixed storage) terpasang secara permanen di dalam computer
·        Alat alat input data yang diterima manusia mengacu pada input yang diisi oleh seorang yang mengetik pada sebuah keyboard, menekan mouse, menyentuh monitor dan lain lain. Terdapat dua kendala bagi data yang diterima manusia. pertama lambat. Dan yang kedua adalah tingkat akurasi tidak tinggi.
·         Alat alat output . dua alat yang paling dikenal adalah layar computer yang terkadang disebut monitor dan printer.
·         Multimedia evolusi alat input dan output adalah menuju ke aras multimedia, penggunaan lebih dari satu media pada saat yang sama. Sebagai contoh, informasi berbentuk teks dapat dapat di proyeksikan ke layar computer dengan disertai oleh satu gambar atau video.
ALAT-ALAT KOMPUTASI PRIBADI
          Komputer mikro saat muncul pertama kali bukan tergabung dalam suatu jaringan, setiap pengguna komputer mikro menggunakan sumber daya ini hanya untuk keperluan komputasi pribadinya saja. Kini masing-masing pengguna sebuah komputer mikro dapat berbagi file, printer, dan sumber daya lainnya ketika terhubung oleh suatu jaringan.
       Memahami alat-alat ini lebih lanjut akan membantu anda melihat bagaimana alat-alat komputasi pribadi dapat mengubah pengambilan keputusan bisnis. Beberapa fitur yang membuat menarik khususnya bagi komputasi pribadi adalah usai baterai yang panjang sebelum diisi ulang, akses jaringan nirkabel, kemampuan untuk melakukan sinkronisasi file data dengan sumber daya komputer yang lain, dan layar tampilan yang kecil, namun fungsional.
Telepon Seluler dengan Pesan dan Video Interaktif
            Perusahaan-perusahaan pembuat telepon seluler populer (Samsung, Nokia, Ericsson, dan lain-lain) telah membuat telepon yang menampilkan pesan tulisan dan gambar-gambar berukuran kecil di layar tampilannya, beberapa telepon seluler dapat menyimpan video-video pendek. Keypad telepon menjadi input, meskipun beberapa orang merasa pengguliran nilai-nilai di keypad telepon adalah hal yang membosankan. Namun, telepon seluler memiliki kapasitas komputasi yang mendasar saja, dan keypad serta layar tampilannya bertindak sebagai alat input dan output.
            Telepon seluler memiliki fitur-fitur lain yang membantu fungsi-fungsi bisnis. Daftar kontak disimpan dalam telepon seluler, daftar kontak tidak hanya mencantumkan nomer telepon saja, namun juga nama, alamat, alamat e-mail, catatan, dan lebih banyak lagi.
            Agenda dan alarm adalah dua fitur tambahan telepon yang membantu tujuan bisnis. Manajer dan profesional menghadiri banyak rapat, dan alarm telepon seluler bekerja seperti sebuah jam alarm, yang berdering pada waktu yang telah ditentukan.
Telepon Seluler Cerdas
            Telepon seluler dianggap sebagai telepon cerdas (smart phone) ketika ia menjalankan pekerjaan-pekerjaan yang biasanya dihubungkan dengan komputer mikro. Treo 650 dari Palm, Inc memenuhi definisi smart phone ini. Fitur yang paling membedakan Treo sebagai smart phone adalah bahwa ia dapat mensikronisasikan seluruh informasinya (agenda, nomer telepon, dan banyak lagi) dengan sebuah komputer mikro.
            Balckberry 7270 dapat mengakses jaringan area lokal nirkabel organisasi anda dan mengambil informasi dari basis data anda ketika organisasi anda meng-install Blackberry Enterprise Server sebagai jembatan dari server standar anda ke Blackberry. Salah satu fitur Blackberry  7270 adalah bahwa ia memiliki kemampuan suara melalui protokol internet yang memungkinkan biaya panggilan telepon yang lebih rendah melalui Private Branch Exchange (PBX) perusahaan anda. Alat-alat seperti Blackberry membantu konsep kantor maya menjadi sebuah kenyataan.
            Baik model Treo maupun Blackberry menggunakan protokol telepon seluler digital GSM (Global system for Mobile Communication). GSM adalah protokol yang paling banyak digunakan di Eropa, Asia, Afrika, dan Australia. Penggunanya di Amerika Serikat dimulai pada tahun 2002, dan mulai menjadi standar di negara tersebut. Telepon GSM menciptakan suatu koneksi yang benar-benar global.
Jaringan Rumah
            Banyak rumah tangga yang memiliki lebih dari satu komputer mikro memiliki gerbang berkecepatan tinggi ke internet melalui modem kabel atau DSL. Masalahnya adalah bagaimana membagi satu koneksi di antara beberapa komputer. Solusinya adalah menggunakan sebuah router nirkabel. Modem akan tersambung ke router, dan router tersambung ke komputer melalui sebuah jaringan nirkabel.
            Kebanyakan komputer laptop baru telah memiliki akses jaringan nirkabel terpasang, sehingga menghilangkan kebutuhan untuk membeli sebuah kartu akses nirkabel lagi. Anda tidak harus menggunakan jaringan nirkabel untuk menghubungkan beberapa komputer mikro ke modem anda, ini hanyalah salah satu cara yang mudah untuk menghubungkan mereka dengan biaya yang relatif rendah. Teknologi antara router nirkabel dan kartu jaringan nirkabel secara konsep serupa dengan mengirimkan suara anda dari sebuah telepon tanpa kabel ke unit utamanya yang terpasang ke saluran telepon.
            Ketika anda memasang router jaringan nirkabel anda, anda akan ditanyakan beberapa pertanyaan. Pahami bahwa koneksi nirkabel anda memiliki jarak sekitar 100 meter di dalam sebuah bangunan, karena adanya dinding dan halangan-halangan lainnya. Jarak diluar ruangan kurang lebih tiga kali lebih jauh, ini artinya bahwa pengguna-pengguna lain dengan kartu jaringan nirkabel akan dapat terhubung ke router jaringan nirkabel anda jika mereka tinggal atau bekerja di dekat anda. Ketika memasang router, anda mungkin ingin membuat satu kata sandi untuk membatasi akses ke jaringan nirkabel anda.
            Fitur lain yang perlu dinyalakan adalah enkripsi data yang dikirimkan di antara komputer mikro dan router nirkabel. Data yang telah terenkripsi akan ditulis dalam kode sandi sedemikian rupa, sehingga kecil kemungkinan seseorang akan dapat membaca informasi yang dikirimkan melalui jaringan nirkabel anda. Ketika anda memasang router, anda mungkin akan ditanyakan “Apakah anda ingin mengaktifkan WEP?” Wired equivalent privacy (WEP) adalah standar yang umum, jadi ada kemungkinan seseorang yang memiliki alat yang tepat di tempat yang tepat dan waktu yang tepat akan dapat menangkap dan memecahkan kode sandi anda, namun kemungkinannya kecil.
Keamanan Komputasi Rumah
            Tiga aspek keamanan memiliki arti yang penting bagi komputer mikro yang anda pergunakan di rumah dan di tempat kerja, update sistem operasi, virus, dan spyware. Keamanan bagi sumber daya sebuah organisasi seperti server Web, basis data, dan jaringan hendaknya menjadi tanggung jawab dari para profesional sistem informasi.
            Terdapat dua jenis perbaruan (update) yang penting bagi pengguna individu, update untuk sistem operasi dan untuk peranti lunak aplikasi. Microsoft Windows adalah sistem operasi yang paling populer bagi komputer mikro. Apple Computer membuat Mac OS X. Unix adalah sistem operasi yang lain. Kita akan memusatkan perhatian pada sistem operasi Windows di sini karena sistem operasi ini merupakan sistem operasi yang paling umum ditemukan di kebanyakan komputer mikro. Hal-hal yang dipelajari dari Windows juga dapat diterapkan pada Mac OS X dan Unix.
            Meng-update sistem operasi anda penting artinya bagi keamanan dan efisiensi. Keamanan adalah kepentingan utama, namun efisiensi hendaknya tidak diabaikan. Hampir setiap hari terdapat satu jenis peranti keras baru yang dibuat atau diperbaiki.
Peranti Lunak Sistem
            Peranti lunak sistem (system software) atau yang disebut juga peranti lunak sistem operasi, menjalankan tugas-tugas mendasar yang dibutuhkan oleh seluruh pengguna dari satu komputer tertentu. Tugas-tugas ini berhubungan dengan peranti keras dan bukan dengan aplikasi yang dikerjakan oleh perusahaan atau pengguna. Adalah hal yang mustahil menggunakan sebuah komputer modern tanpa menggunakan beberapa peranti lunak sistemnya.
            Sistem operasi mengelola proses-proses komputer, dan berfungsi sebagai suatu antarmuka yang menghubungkan pengguna, peranti lunak aplikasi, dan peranti keras. Contoh-contoh sistem operasi untuk komputer mikro adalah Windows XP dan Mac OS X. Sistem operasi untuk komputer-komputer yang lebih kecil biasanya berjalan pada lebih dari satu prosesor pabrikan, sedangkan sistem operasi untuk komputer-komputer mainframe besar, seperti OS/390 IBM, merupakan hak milik dan tidak dibagi dengan pembuat-pembuat komputer yang lain. UNIX adalah suatu sistem operasi yang tidak biasa dimana versi-versinya dapat dijalankan pada komputer mikro maupun mainframe. UNIX adalah sebuah freeware, setiap orang dapat secara gratis mempergunakan dan mengubahnya untuk memenuhi kebutuhan mereka masing-masing.
            UNIX juga memiliki versi yang menjadi hak milik (atau vendor akan mengenakan biaya untuk penggunaan atau pembelian sistem operasi tersebut). Vendor menjadikan versi UNIX mereka menjadi hak milik dengan menambahkan fitur-fitur pada sistem operasi yang memperluas fitur-fitur standar versi UNIX yang gratis. Vendor-vendor ini masih mendistribusikan versi-versi gratis UNIX (yang kadang disebut versi “terbuka”) namun mereka juga secara agresif memasarkan versi-versi milik mereka di mana mereka dapat menjualnya kepada konsumen.
            Semua komputer memiliki sistem operasi, namun sistem-sistem tersebut bervariasi dalam sejumlah fungsi dasar dan dalam bagaimana fungsi-fungsi tersebut dijalankan. Sistem operasi sebuah mainframe jauh lebih rumit daripada sistem operasi komputer mikro dengan pengguna tunggal, karena mainframe harus melakukan koordinasi dengan banyak alat-alat input dan output, juga menangani beberapa pengguna sekaligus. 
Peranti Lunak Aplikasi
            Programer akan memasukkan serangkaian angka nol dan satu kedalam memori komputer untuk mengendalikan operasinya. Para profesional sistem informasi membuat peranti lunak siap pakai dan peranti lunak aplikasi sesuai pesanan. Dengan meningkatnya pengetahuan para pengguna komputer maka meningkat pula jumlah aplikasi yang ditulis sendiri oleh pengguna akhir.
            Peranti lunak dapat telah diprogram sebelumnya untuk situasi-situasi seperti ini. Perhitungan pajak, akuntansi untuk penggajian, penyusutan aset tetap, dan banyak transaksi-transaksi bisnis lainnya adalah transaksi-transaksi standar. Karena aktivitas seperti ini dan aktivitas-aktivitas lain semakin luas penggunaannya, telah terdapat sangat banyak paket-paket peranti lunak siap pakai yang di buat untuk aktivitas tersebut.
            Peranti lunak siap pakai ( prewitten application software), atau kadang-kadang disebut peranti lunak off-the-shelf, diproduksi oleh pemasok dan dijual kepada pengguna. Pengguna dapat menggunakan peranti lunak yang telah dikembangkan oleh progremer-progremer yang berpengalaman tanpa harus memperkerjakan progremer sendiri atau belajar bagaimana cara membuat program. Peranti lunak ini biasanya memperkenankan pengguna melakukan penyesuaian-penyesuaian kecil, guna menyesuaikan terhadap kebutuhan-kebutuhan khusus yan gmungkin mereka miliki. Peranti lunak siap pakai memiliki dua keuntungan penting :
1.      Peranti lunak siap pakai telah langsung tersedia. Bisnis tidak harus menunggu programmer mengembangkannya selama tiga minggu atau enam bulan.
2.      Peranti lunak siap pakai lebih murah daripada peranti lunak khusus.
           Seluruh bisnis tahu bahwa pengembangan produk memiliki biaya tetap dan juga biaya variabel. Karena biaya tetap pengembangan begitu tinggi bagi kebanyakan peranti lunak aplikasi, dibandingkan dengan biaya variabel dalam memasarkan dan mendistribusikannya, biaya akhir bagi bisnis karena mempergunakan peranti lunak siap pakai menjadi tidak begitu besar, karena biaya pengembangan akan disebat di antara banyak pengguna. Peranti lunak aplikasi siap pakai sangat menarik bagi bisnis-bisnis lebih kecil yang memiliki jumlah karyawan yang terbatas untuk menulis program-program komputer.
Peranan Peranti Lunak yang Mudah Digunakan Pengguna
            Istilah ini mungkin dapat memiliki suatu konotasi negatif dimana secara tidak langsung dapat diartikan bahwa aplikasi ini telah dibuat dengan begitu sederhana sehingga semua orang dapat mempergunakannya. Sebenarnya, user fiendly berarti bahwa aplikasi tersebut telah dibuat dengan seksama sehingga berbagai bakat dan keahlian yang dimiliki oleh rentang pengguna yang luas dapat diakomodasi. Membuat peranti lunak yang “user friendly” jauh lebih sulit daripada membuat peranti lunak yang “programmer friendly”.
            Sumber daya berbasis komputer dapat memainkan satu peranan dalam tugas-tugas dari kebanyakan pekerja kantoran, mulai dari juru tulis tingkat awal hingga direktur utama. Antarmuka yang ramah yang dipergunakan untuk masuk ke sumber daya berbasis komputer berarti bahwa lebih banyak data yang akan dipergunakan dalam mengambil keputusan yang lebih baik. Tinjauan atas karakteristik aplikasi yang ramah pada pengguna adalah sebagai berikut.
·         Dialog yang dipandu untuk mengrahkan pengguna sehubung dengan data apa yang dibutuhkan, format data yang diminta, dan masalah-masalah lain yang serupa.
·         Menu, daftar perintah dengan langkah-langkah yang ditampilkan ke bawah, dan icon, banyak cara untuk menyelesaikan tugas yang sama nenberikan panduan kepada pengguna yang masih awan sekaligus pada waktu yang bersamaan memungkinkan lebih banyak pengguna yang mahir mengambil jalan singkat untuk menyelesaikan tugas.
·         Bantuan yang sensitif pada konteks. Informasi yang membantu hendaknya diberikan pada titik tertentu dimana pengguna mengalami kesulitan, yang membutuhkan program komputer untuk tetap melacak pada bagian aplikasi sebelah mana permintaan spesifik pengguna berasal.
·         Antarmuka berbentuk grafis dengan menggunakan simbol-simbol terstandardisasi, pengguna hendaknya tidak diharapkan untuk mempelajari icon-icon baru ketika setiap aplikasi ditulis. Harus terdapat standardisasi dalam arti dan pengguna icon serta lokasinya pada antarmuka di antara berbagai jenis aplikasi.