Jumat, 19 Oktober 2018

BISNIS YANG DI JALANKAN KOPERASI XYZ GUNA MENCIPTAKAN TIMBAL BALIK BAGI ANGGOTA MAUPUN KOPERASI ITU SENDIRI


Koperasi XYZ sebagai badan usaha berdiri sejak 15 Agustus 1983, bergerak di berbagai bidang usaha perdagangan dan jasa.
Konsep Koperasi
Konsep Koperasi XYZ ini menggunakan konsep koperasi Barat. dimana koperasi ini merupakan organisasi swasta, yang dibentuk secara sukarela oleh orang-orang yang mempunyai persamaan kepentingan, dengan maksud mengurusi kepentingan para anggotanya serta menciptakan keuntungan timbal balik bagi anggota koperasi maupun perusahaan koperasi. Tujuan awal dari koperasi xyz ini adalah untuk mengembangkan dan menyediakan produk, jasa, dan solusi inovatif berkualitas yang memberikan nilai terbaik bagi anggota dan pelanggannya.
Tujuan Koperasi
Tujuan dari koperasi XYZ ini diantaranya adalah :
1.      Menjadikan koperasi ini bermanfaat bagi seluruh anggotanya
2.      Selalu mengutamakan pelayanan yang terbaik bagi seluruh anggotanya
3.      Senantiasa mengutamakan kerja sama
4.      Menjunjung tinggi prinsip dasar koperasi dengan landasan etika kerja dan etika usaha yang.
5.      Pengelolaan secara profesional, transparan dan kehati-hatian;

VISI, MISI & BUDAYA
Visi
  • Menjadi Koperasi Terbaik Di Indonesia.
  • Menjadi Mitra Strategis Utama Dalam Penjualan, Distribusi, Dan Support Dari Semua Produk, Jasa, Dan Solusi.
  • Kopindosat Menjadi Pilihan Terbaik Bagi Pelanggan Dan Anggota Dalam Penyediaan Produk, Jasa Dan Solusi Menawarkan Segala Produk, Jasa Dan Solusi Berkualitas.
Misi
  • Mengembangkan Dan Menyediakan Produk, Jasa, Dan Solusi Inovatif Berkualitas Yang Memberikan Nilai Terbaik Bagi Anggota Dan Pelanggan.
  • Memberikan Hasil Usaha Yang Kompetitif Dan Terus Tumbuh Untuk Meningkatkan Kesejahtaraan Seluruh Stakeholders.
  • Memberikan Kesempatan Kepada Stakeholders Untuk Dapat Berperan Aktif Berpartisipasi Dalam Bisnis Koperasi Guna Meningkatkan Jiwa Kewirausahaan.
Budaya MANTAP
·         Melayani
·         Amanah
·         Tanggap
·         Produktif
Prinsip Koperasi
Di dalam Koperasi XYZ menyebutkan prinsip yang sesuai dengan koperasinya yaitu prinsip Koperasi Indonesia versi UU No.25 Tahun 1992, yang menyebutkan prinsip koperasi XYZ yaitu :
Mendapatkan manfaat dan pelayanan atas seluruh kegiatan koperasi antara lain :
1.      Keanggotaan bersifat sukarela dan terbuka
2.      Pengelolaan dilakukan secara demokrasi
3.      Pembagian SHU dilakukan secara adil sesuai dengan jasa usaha masing-masing anggota
4.      Pemberian balas jasa yang terbatas terhadap modal
5.      Kemandirian
6.      Pendidikan perkoperasian
7.      Kerjasama antar koperasi

Berbagai Bisnis Dari koperasi XYZ antara lain:
1.      Distribusi kartu telekomunikasi
Koperasi XYZ juga menjalankan usaha distribusi kartu telekomunikasi ini dari tahun 2002 dan  merupakan Dealer Nasional Indosat untuk pemasaran seluruh Indonesia yang didukung oleh 80 Sub-Dealer dengan sekitar 9.000 outlet dan 99 tenaga canvasser untuk aktivitas penjualan, pelayanan, retensi, dan promosi.
Produk andalan bisnis seluler koperassi XYZ antara lain :
a)      Kartu Perdana
b)      Voucher Fisik
c)      Voucher Elektronik

2.      Jasa kontraktor
Koperasi XYZ telah menangani pembangunan dan maintenance tower BTS lebih dari 1.000 tower perusahaan telekomunikasi, Telekomunikasi Indonesia, Nokia Siemens Network, Huawei Tech Investment, StarOne Mitra Telekomunikasi yang tersebar dari Sabang sampai Merauke.
Kompetensi layanan Jasa Teknik Koperasi XYZ meliputi Pembangunan :
a)      Initial Network Design (IND) and LOS MW Survey
b)      Design and Engineering Calculation
c)      Site Acquisition Process
d)     Community Permit dan IMB
e)      Shelter and Tower Supplier
f)       Mechanical and Electrical Installation

3.      Property
Koperasi XYZ merupakan badan usaha Koperasi yang saat ini telah mengembangkan Unit Bisnis Properti sejak tahun 2013, yang di beri Nama Koperasi XYZ Realty, ini merupakan unit bisnis unggulan kami yang telah berkarya di bidang property.
4.      Penyewaan mobil
Koperasi XYZ memulai penyewaan bisnis mobil dari tahun 1995 dengan bervariasi mobil yang disediakan mulai dari tipe minibus, sedan, suv dan pu.
Benefit bagi Klien dengan menyewa kendaraan Koperasi XYZ, klin kami memperoleh
a)      Pelayanan prima
b)      Fleksibilitas periode sewa (harian, bulanan dan tahunan)
c)      Harga sewa yang kompetitif
d)     Jaminan mobil pengganti sementara
e)      Asuransi kerusakan kendaraan akibat kecelakaan
f)       Jasa pengemudi profesional & berpengalaman

5.      Jasa Marketing Dan Billing
a)      Printing : Kopindosat merambah bisnis percetakan offset dengan kemampuan yang luas. Mesin offset    printing 4 warna keluaran Jerman menjadi andalan Koperasi XYZ dalam menghasilkan produk berkualitas
b)      Marketing Channel : Koperasi XYZ juga fokus pada media palcement, media buying, dan juga media monitoring. Jasa yang ditawarkan antara lain placement dan buying media untuk TV, Radio, Majalah, Online dan juga luar ruang dengan tarif kompetitif dan pelayan menyeluruh.

6.      Simpan Pinjam
Layanan Simpanan ini merupakan program investasi berjangka dari anggota Koperasi XYZ dengan tujuan untuk meningkatkan peran aktif anggota dalam kegiatan Kopindosat dan menciptakan tambahan pendapatan tambahan bagi anggota (di luar SHU).

Hierarki
Hak Dan Kewajiban :
a)      Mendapatkan manfaat dan pelayan atas seluruh kegiatan koperasi
b)      Mendapatkan Sisa Hasil Usaha
c)      Partisipasi aktif terhadap seluruh kegiatan dan program Koperasi;
d)     Mentaati seluruh ketentuan dan peraturan yang berlaku di Koperasi.
Manfaat Menjadi Anggota :
a)      Berbagai Fasilitas Pinjaman;
b)      Beasiswa untuk Anak Anggota;
c)      Program Persiapan Pensiun untuk Anggota;
d)     Program Perumahan;
e)      Simpanan Berjangka.
Faktor – Faktor Kunci Sukses :
a)      Mempunyai Corporate Image yang baik;
b) Mempunyai Sumber Daya Manusia (SDM) yang loyal, profesional, dan memiliki jiwa entrepreneurship;
c)      Mempunyai jaringan kerjasama yang luas dan baik dengan pihak intern maupun ekstern;
d)  Mempunyai Sistem Informasi dan Teknologi, serta Standart Operational Procedure yang mendukung operasional.



Rabu, 12 Juli 2017

SOAL DAN JAWABAN KELOMPOK 3 (ANALISIS LAPORAN KEUANGAN)


SOAL KELOMPOK 03


Ladys motors, sebuah perusahaan penghasil generator pompa, berada dalam situasi berikut ini : EBIT = $ 4 juta, pajak (T) = 35%, utang yang masih belum dilunasi (D) = $ 2 juta; k= 10 %; ks=15%; jumlah saham beredar (N) = 600.000 dan nilai buku perlembar saham = $ 10. Karena pasar produk Ladys stabil dan perusahaan tidak mengharapkan terjadi pertumbuhan, seluruh laba dibayarkan sebagai deviden. Utang terdiri atas obligasi bunga abadi (perpectual bond)
  1. berapakah laba perlembar saham (EPS) Ladys dan harga perlembar sahamnya (P)
  2. berapakah rata-rata tertimbang biaya modal (WACC) Ladys
  3. Ladys dapat meningkatkan utangnya sebesar $ 8 juta menjadi total sebesar $ 10 juta dan menggunakan utang baru tersebut untuk membeli kembali dan menarik beberapa sahamnya pada tingkat harga saat ini. Tingkat suku bunga utangnya akan menjasi 12 % (Ladys harus melunasi dan mengembalikan utang lamanya) dan biaya ekuitasnya akan naik dari 15 % menjadi 17 % EBIT akan tetap konstan. Apakah sebaiknya Ladys merubah struktur modalnya ?
  4. Jika Ladys tidak harus mengembalikan $2juta utang lamanya, bagaimana pengaruhnya pada hal lain-lain ? Asumsikan utang yang baru dan masih belum dilunasi memiliki tingkat risiko yang sama dengan Kd=12% tetapi tingkat kupon dari utang lamanya adalah 10 %.
  5. Berapakah rasio cukup lindung kelipatan pembayaran bunga (TIE) Ladys pada situasi awal dan pada kondisi bagian c pertanyaan ini.

 JAWABAN :
  •  Jawaban a
EBIT                                                             $ 4.000.000
Bunga ($2.000.000 x0,10)                                200.000
                                                                     __________
Laba sebelum pajak(EBT)                              3.800.000
Pajak (35%)                                                    1.330.000
                                                                    ___________
Laba bersih setelah pajak                             2.470.000

EPS = $2.470.000/600.000 = $ 4,12
P0    = $4,12/0,15= $ 27,47
  • Jawaban b
Ekuitas = 600.000x $ 10= $6.000.000
Utang = $ 2.000.000
Total modal = $ 8.000.000
WACC= WdKd(1-T) + WcKs
            = (2/8)(10%)(1-0,35) + (6/8)(15%)
            = 1,63% + 11,25%
            = 12,88%

  • Jawaban c
EBIT                                                            $ 4.000.000
Bunga ($10.000.000 x0,12)                           1.200.000
                                                                    __________
Laba sebelum pajak(EBT)                              2.800.000
Pajak (35%)                                                      980.000
                                                                    ___________
Laba bersih setelah pajak                             1.820.000

Saham dibeli dan ditarik kembali :
ΔN = Î”utang /P0  =$ 8.000.000/$27,47=291,277
Saham beredar baru =
N1=N0-ΔN=600.000-291,277=308.773
EPS baru
EPS = $1.820.000/0,17 = $ 34,65 vs $27,47
Keputusan : Ladys merubah struktur modalnya

  • Jawaban d
Dalam kasus ini laba bersih perusahaan harus lebih tinggi dari (0,12 -0,10) ($2.000.000) (1-0,35)= $26.000 karena beban bunganya akan lebih rendah

Harga baru akan menjadi :
Po=     ($1.820.000 + $26.000)/308.773       = $35,18
            ___________________________
                          0,17
Dalam kasus pertama, dimana utang harus didanai kembali, para pemegang obligasi mendapat kompensasi atas naiknya risiko dari posisi utang yang lebih tinggi. Dalam kasus kedua para pemegang obligasi lama tidak mendapat kompensasi; obligasi bunga abadi kupon 10 persen mereka sekarang akan memiliki nilai sebesar :
$ 100/ 0,12 = $833,33
Atau dengan jumlah total sebesar $ 1.666.667, turun dari nilai lama sebesar $ 2 juta atau rugi sebesar $333.333. Para pemegang saham akan memperoleh keuntungan sebesar :
($35,18- $ 34,65) (308.773) = $ 163.650
Tentunya keuntungan ini diperoleh dengan mengorbankan para pemegang obligasi (Tidak ada alasan untuk memiliki anggapan bahwa kerugian para pemegang obligasi akan persis tertutupi oleh keuntungan para pemegang saham).

  • Jawaban e
TIE = EBIT / I
TIE awal = $4.000.000/$200.000 = 20 kali
TIE baru = $4.000.000/$1.200.000 = 3,33 kali

CONTOH SOAL TREND DALAM PROSENTASE DAN COMMON SIZE SERTA PENYELESAIANNYA (KELOMPOK 2)


Contoh Soal Kelompok 2

11.    Berikut adalah laporan neraca perbandingan dan laporan rugi-laba perbandingan PT. JASJUS MANIA tahun 2012, 2013, 2014, 2015 dan 2016.

PT JASJUS MANIA
Neraca Perbandingan
31 Desember 2012 - 2016



PT JASJUS MANIA
Laporan Rugi Laba Perbandingan
Untuk Tahun 2012 - 2016




Berdasarkan laporan neraca dan laporan rugi laba PT. JASJUS MANIA diatas tentukanlah :
a.       Trend dalam prosentase tahun 2013 sampai 2016 dengan tahun dasar 2012
b.      Berilah analisa mengenai trend dalam prosentase yang telah dihitung pada poin a


22.      Berikut adalah data PT. DA SQUAD dari tahun 2000, 2001, 2002 dan 2003










Dari data diatas hitunglah Common Size (%) untuk tahun 2000, 2001, 2002 dan 2003!

PENYELESAIAN
JAWABAN No. 1

PT JASJUS MANIA
Neraca Perbandingan
31 Desember 2012 - 2016





PT JASJUS MANIA
Laporan Rugi Laba Perbandingan
Untuk Tahun 2012 - 2016





a.       Berilah analisa mengenai trend dalam prosentase yang telah dihitung pada poin a :
Dari laporang keuangan PT. JASJUS MANIA yang terdiri dari Neraca dan Laporan Rugi-Laba tahun 2012, 2013, 2014, 2015 dan 2016 dengan menggunakan tahun dasar 2012 dapat diketahui bahwa telah terjadi perubahan – perubahan atau kecenderungan – kecenderungan baik yang menguntungkan maupun yang tidak menguntungkan bagi perusahaan, hal ini terbukti bahwa :
a.       Posisi keuangan jangka pendek menunjukkan perkembangan yang menguntungkan walaupun hutang jangka pendek naik, namun kenaikan itu telah diimbangi dengan kenaikan aktiva lancar dengan tingkat yang lebih besar. Aktiva lancar naik dari Rp. 1.910.000 menjadi Rp. 2.370.000 (24%) sedangkan hutang lancar naik dari Rp. 570.000 menjadi Rp. 610.000 (7%). Kenaikan penjualan dari Rp. 4.000.000 menjadi Rp. 5.260.000 (32%) diimbangi dengan penurunan piutang sebesar 2%. Hal ini menunjukan bahwa bagian penagihan bekerja lebih efektif atau adanya syarat – syarat penjualan yang mendorong para langganan membeli dengan tunai atau membayar hutangnya dalam jangka pendek.
b.      Kenaikan persediaan barang dagangan dari Rp. 720.000 menjadi Rp. 1.160.000 (61%) menunjukan perkembangan yang kurang menguntungkan, karena kenaikan penjualan tersebut hanya diimbangi dengan kenaikan penjualan sebesar 32%. Hal ini menunjukan ada investasi yang terlalu besar dalam persediaan (kebijaksanaan dalam persediaan yang kurang tepat).
c.       Dalam jangka waktu 5 tahun perusahaan tidak melakukkan pengeluaran investasi, hal ini terbukti adanya pertambahan aktiva tetap yang sangat kecil selama 5 tahun tersebut, yaitu dari Rp. 3.780.000 menjadi Rp. 3.910.000 (naik 3%). Kenaikan aktiva tetap yang kecil ini justru penjualan naik 32% apakah kenaikan penjualan ini disebabkan oleh bertambahnya volume penjualan atau adanya kenaikan harga – harga pada umumnya.
d.      Dari faktor solvabilitas dapat ditunjau dari penurunan hutang dari Rp. 920.000 menjadi Rp. 860.000 (7%) diimbangi dengan kenaikan modal sendiri (owner’s equity) dari Rp. 4.770.000 menjadi Rp. 5.420.000 (14%).
e.       Ditinjau dari faktor rentabilitas menunjukkan bahwa perusahaan semakin rendabel, karena kenaikan laba operasi dari Rp. 330.000 menjadi Rp. 600.000 (naik 82%) sedangkan aktiva tetap hanya naik 3%.
f.       Ditinjau dari segi effisiensi menunjukkan bahwa perusahaan semakin effisien, hal ini terbukti dengan adanya kenaikan penjualan 32% diimbangi kenaikan harga pokok dengan tingkat yang lebih rendah 31% dan kenaikan biaya penjualan 2%. Dengan kata lain management semakin mampu untuk mengadakan pengawasan biaya dan ongkos – ongkos dalam rangka menaikkan penjualan.

JAWABAN No. 2